Sudah hampir setahun aku enggak menulis di sini.
Bagaimana pun juga, blog ini akan menjadi tempat curhat, tempat sharing bagiku, sekaligus tempat belajar bagi kawan-kawan yang kebetulan berlangganan postingan dari blog-ku ini. Sekarang, tulisan ini akan membawakan curhatanku.
Sudah lima semester terlewati dan aku berada dalam lingkung IPK yang “mediocre” : 3 koma kosong sekian. Sudah lima semester terlewati dan aku telah berada dalam lingkung kekuasaan yang bernama sekretaris umum KMHD UGM. Lima semester terlewati dan kini aku berada dalam lingkung cinta seorang Ni Made Ayu Sukma Asritya. Aku bukan lagi aku yang dulu, seorang Gungbo yang fasih berteater juga bahasa Inggris, seorang Gungbo yang hobi bermain game online.
Pras berada di luar batasan seorang Gungbo. Gungbo adalah Wahyu yang fasih bermain teater, selain ia fasih berbahasa Inggris dan dan bermain game online.
Halo temen-temen! Ketika aku menulis cakil ini, jam menunjukkan pukul 02.10 WIB. Meski aku tak semestinya menulis ini (ini waktu tidur, sayang), ada satu-dua lain hal yang ngebikin aku mengerjakan ini, dalam keterjagaanku menghadapi fajar.
“Memberikan dirimu sendiri hadiah yang takkan terlupakan,” pernahkah itu, di benakmu, walau hanya sekejap, terlintas?
Kurang dari satu setengah tahun yang lalu, yah, satu tahun lebih sedikit, akhirnya hal itu terpikirkan juga olehku. Waktu itu tertanggal 1 November 2011, 29 hari menuju 30 November 2011, ulang tahunku di penghujung bulan.
“Hey, ain’t my life is so special that I lived? Let’s do something about this.”
Dan aku, dengan segala ide-ide liar, ganas, bebas, dan lepas, memohon kepada Tuhan, dengan antusias. Kebanyakan dari ide-ide itu tak begitu aku pikirkan keseriusannya. Tapi, bukankah asyik kalau bisa memilikinya? Heuheuheuheu =)